Sinopsis Abad Kejayaan ANTV Episode 77 Tayang Kamis 21 Mei 2015


Abad-kejayaanlovers.blogspot.com






Sinopsis Episode 77

Yang udah penasaran kisah selanjutnya…. Ni  udah selesai siapin synopsis episode 77…. …. yuk capcuss kita baca y selamat penasaran lagi hehehe
@RUANG BAGINDA
Baginda membaca surat Ibrahim untuk Mahidevran, di mana Ibrahim menasehati Mahidevran bahwa dia harus selalu melindungi Mustafa dan dalam waktu dekat Ibrahim akan ke Bursa untuk bertemu anaknya Mustafa. Baginda memanggil Ayaz Pasa yang mengatakan kepadanya bahwa Ibrahim di perintahkan pergi ke Edirne untuk mempersiapkan tentara untuk berperang melawan Italia kemudian Baginda bertanya "Lalu Apa yang dia lakukan di Bursa?". Baginda meminta untuk memerintahkannya kembali dengan segera.
@BURSA
Ibrahim mengatakan pada Mustafa untuk tidak untuk melawan ayahnya dengan melaksanakan pernikahan ini, karena Mustafa harus menjadi Raja. Mustafa mengungkapkan ketakutannya tentang hal itu, dia teringat oleh mimpi Baginda yang diceritakan kepadanya di Manisa ,dan dia mengatakan bahwa ayahnya mungkin lebih suka Mehmet yang naik Tahta, dia menyadari semua itu dari cara ayahnya menatap Mustafa ketika Mehmet terluka. Ibrahim menjawab bahwa, untuk Baginda semua anak-anaknya berarti sama dimatanya, tapi akan selalu ada Hurrem, yang dapat mempengaruhi Baginda.
@Matrakci mengetahui bahwa Nigar telah mengambil anaknya dan Rustem diberitahu bahwa Nigar mengambil uang yang telah disembunyikan Rustem. Matrakci mengatakan bahwa Ibrahim akan mengubah dunia menjadi terbalik untuk menemukan anaknya itu.
@RUANG BAGINDA
Ibrahim kembali dari Bursa dan prajurit menunggu untuk membawanya kepada Baginda. Baginda memanggil Ibrahim, Ibrahim mengatakan bahwa ia bertemu dengan Mustafa di Bursa. Baginda mengatakan ia tahu bahwa Ibrahim ke Bursa menemui Mustafa sesuai dengan surat yang dibacanya ... sambil menunjukkan kepadanya surat Ibrahim kepada Mahidevran. Ibrahim memahami bahwa segala sesuatunya adalah rencana Hurrem. Baginda mengatakan bahwa ini dianggap sebagai pengkhianatan Ibrahim. Ibrahim mengatakan bahwa Mahidevran yang memintanya melakukan ini dan Baginda menjawab bahwa Mustafa adalah anaknya sendiri dan Mustafa adalah seorang pangeran dan bukan anak kecil yang harus bertemu secara diam-diam, jadi hal seperti ini tidak akan dianggap sebagai hal yang tidak salah. Ibrahim bersumpah bahwa alasan pertemuan ini adalah untuk meyakinkan Mustafa untuk tidak melakukan pernikahan dengan Helena dan dia berhasil meyakinkan Mustafa. itu adalah satu-satunya kebenaran. Ibrahim mengingatkan Baginda waktu yang mereka habiskan bersama di Manisa ketika Baginda masih menjadi Pangeran, ia tidak akan mengkhianati Baginda dalam keadaan apapun. Ketika Ibrahim keluar dari ruangan, dia bertemu dengan Hurrem dan ia mengatakan apa yang Hurrem inginkan sebenarnya. Dia ingat kata kata Valide yang mengatakan kepadanya bahwa seseorang harus membunuh ular itu di awal dan dia tidak mengikuti sarannya, sehingga ular itu menjadi naga. Dia juga mengatakan pada Hurrem bahwa ia memiliki banyak peluang untuk menghentikan Hurrem, tapi ia tidak melakukannya agar Baginda tidak khawatir, sekarang Hurrem telah mengganggu, walaupun membuat Baginda bahagia, tapi sekarang saatnya untuk menghentikan Hurrem.
‪#‎Hurrem‬ mengatakan pada Baginda mengapa ia tidak menghukum pengkhianat dan Baginda mengatakan tidak ada pengkhianatan, karena Ibrahim ingin membujuk Mustafa untuk tidak melakukan pernikahannya dengan Helene dan Ibrahim berhasil. Hurrem terkejut bagaimana Baginda percaya bahwa tidak ada konspirasi terhadap diri Baginda.
‪#‎Matrakci‬ menginformasikan pada Ibrahim bahwa Nigar lari dengan putrinya. 






@PELABUHAN
Nigar mencari kapal untuk pergi, dia menemukan sebuah kapal yang akan berangkat seminggu lagi. Para prajurit mencari Nigar dan menemukannya disebuah rumah tapi mereka kehilangan jejak Nigar, karna Nigar telah melarikan diri dari pintu belakang rumah tersebut.
@MANISSA
Mustafa memanggil Helena dan mengatakan bahwa sayangnya pernikahan harus dibatalkan, karena ia seorang pangeran dan harus mengikuti aturan. Helena mengatakan kepadanya bahwa ini sangat menyakitkan, tetapi hidup didalam hareem tidak cocok buatnya, karna istana ini adalah neraka baginya, alasan dia tetap tinggal di sini adalah Mustafa ..... tapi dia akan pergi agar tidak menjadi penyebab untuk masalah lain, sambil menangis dia meminta izin untuk pergi… Mustafa hanya bisa terdiam.
@KAMAR MIHRIMAH
Hurrem pergi ke kamar Mihrimah dengan membawa hadiah untuk diberikan pada Mihrimah , Hurrem melihat kalung di leher Mihrimah, Mihrimah mengatakan bahwa dia memberikan uang kepada pelayannya untuk membelikan kalung itu di luar istana. Hurrem pergi meninggalkan ruangan Mihrimah, diluar dia bertemu dengan pelayan Mihrimah yang membawa surat dan dia mengambilnya surat itu dari tangan pelayan tersebut. Pelayan tersebut mengatakan dia tidak tahu dari siapa surat itu, seorang Aga memberikannya kepadanya, dia melindungi Mihrimah dengan cara ini. Hurrem tidak percaya dia dan meminta dia untuk memberikan surat itu kepada Mihrimah, tetapi tidak mengatakan bahwa dia membaca isi surat itu tentang pertemuan di kebun, karena jika dia mengatakannya, pelayan tersebut akan dihukum. Mihrimah membaca surat itu dan kemudian membakarnya.
@RUANG BAGINDA
Baginda mengalami mimpi buruk dalam tidurnya, dia berjalan di tengah hutan sendirian dan dia melihat dibalik kabut tebal, ada Mustafa yang sedang duduk di singgasana menjadi raja sambil memegang pedang yang masih berdarah… d belakangnya berdiri Ibrahim sambil memegang karung yang juga berdarah. Baginda bingung, dan Ibrahim mengeluarkan isi karung tersebut… ternyata isinya adalah kepala Mehmed yang sudah dipenggal oleh Mustafa. Dia berteriak dan menangis….. dan Baginda terbangun dari mimpinya. (Baginda terlihat sangat sediih… )

‪#‎Saat‬ Mihrimah mau pergi menemui Yahya, dia bertemu Afife, dan Afife mencoba untuk mencegahnya, tapi Mihrimah mengatakan dia akan mengikuti pelajaran musiknya.
@KEBUN ISTANA
Yahya dan Mihrimah sangat senang karna mereka bertemu lagi, tapi tiba2 Hurrem datang dan memerintahkan Mihrimah kembali ke istana,Mihrimah terlihat kesal. Hurrem berkata pada Yahya bagaimana ia berani melihat mata seorang Sultana dengan lancing dan bahwa mulai sekarang hidupnya tergantung pada Hurrem. Yahya menjawab bahwa ia jatuh cinta pada Mihrimah dan meninggalkan hidupnya di tangan hurrem sesuai apa yang Hurrem inginkan.
@KAMAR MIHRIMAH
Hurrem datang ke kamar Mihrimah untuk berbicara. Mihrimah mengatakan kepadanya, bahwa itu bukan kesalahan Yahya karna mereka sedang jatuh cinta dan Hurrem berteriak, mengatakan bahwa dia terlalu muda untuk tahu tentang cinta .................... Mihrimah menjawab "Dia ada di pikiran saya sepanjang hari dan setiap malam ... dan hati saya akan tenang ketika saya membawanya ke dalam pikiran saya. INI adalah CINTA ". Hurrem mengatakan bahwa dia adalah seorang putrid yang sangay cantik dan orang lain akan jatuh cinta padanya. Mihrimah bertanya lagi apa yang Hurrem lakukan pada Yahya dan Hurrem mengatakan kepadanya bahwa kehidupan Yahya tergantung pada Hurrem dan jika dia melihat Yahya lagi, dia tidak akan menunjukkan belas kasihan untuk hidupnya ..... keputusan ada ditangan Yahya.
@PELABUHAN
Nigar dengan putrinya memasuki gudang kapal untuk pergi, tapi dia bertemu Ibrahim yang sedang menunggu dirinya. Ibrahim mencekik Nigar dan bertanya pada Nigar bagaimana dia berani berpikir dia akan pergi dari Wazir Agung dari Kekaisaran Ottoman, kemudian menampar Nigar dan melarang Nigar melihat anaknya lagi. Nigar terlihat sangat sedih…..
SELANJUTNYA

Sinopsis Abad Kejayaan ANTV Episode 77 Tayang Kamis 21 Mei 2015 Bagian Kedua






BANTU LIKE FB INI YA



DAFTAR SINOPSIS ABAD KEJAYAAN

Sinopsis Abad Kejayaan ANTV Episode 77 Tayang Kamis 21 Mei 2015 Sinopsis Abad Kejayaan ANTV Episode 77 Tayang Kamis 21 Mei 2015 Reviewed by Unknown on 18.33 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.